“COMING SOON LAUNCHING PROJECT JAMBU KRISTAL”

“COMING SOON LAUNCHING PROJECT JAMBU KRISTAL”
.
Indonesia memiliki keunggulan tanah yang subur dan aneka ragam buah unggulan, akan tetapi skala penanamannya sering tidak mencapai skala ekonomis. Salah satunya adalah JAMBU KRISTAL, jambu biji berdaging tebal dengan sensasi kriuk dan renyah yang bisa berbuah sepanjang waktu dan memiliki tingkat kemanisan yang tinggi ini memiliki pasar yang terbuka lebar. 


Tantangannya adalah menanam dalam skala yang cukup besar sehingga mencapai skala ekonomis untuk menggerakkan pasar. Maka mitra GOOLIVE akan menyediakan lahan seluas sekitar 3 hektar yang akan cukup untuk menanam minimal 3,000 tanaman JAMBU KRISTAL super renyah. Kontrak penanaman bibit jambu ini dibuat per 5 tahun, dengan asumsi setelah 5 tahun mulai menurun produktifitasnya dan perlu peremajaan.
.
Bagaimana Pembagian Bagi Hasil Goolive ?

Skema bagi hasil GOOLIVE bervariasi bergantung pada jenis unit proyeknya. Bagi hasil bersih adalah hasil rata-rata unit yang dikelola kemudian dikurangi dengan biaya-biaya operasional yang terkait pohon tersebut.

Bagi hasil bersih ini kemudian secara umum dibagikan ke Sponsor (40%), Petani/Pengelola (40%), dan independen surveyor dan administrator Goolive 15%. Dan 5% akan disalurkan untuk ZISWAF (Zakat, Infaq, Shadaqah, Wakaf).

Dengan pola bagi hasil seperti ini diperkirakan sponsor akan bisa menikmati hasil di kisaran 15 % per tahun. Bagi hasil diperkirakan mulai dapat diberikan setelah tahun kedua dan dicairkan di awal tahun ketiga, terus meningkat sampai tahun ke 5.

Bagikan