Durian

Rp. 5.000.000 / Unit
Periode kontrak: 20 tahun
Bagi hasil yang didapat: 20%
Periode bagi hasil: 1 tahun
Perkembangan: Belum Dimulai
Telah terbeli sebanyak unit dari 0 orang.
Sisa slot: 400

Indonesia merupakan produsen buah durian terbesar ke-2 di dunia setelah Thailand kemudian disusul oleh Malaysia. Total produksi buah durian di tahun 2014 mencapai 855.554 ton yang di panen dari areal seluas 69.000 ha. Produksi sebanyak ini telah menempatkan buah durian sebagai komoditas buah utama ke-4 di Indonesia setelah pisang, mangga, dan jeruk. Ironisnya, fakta produksi setinggi ini hampir seluruhnya dipanen dari tanaman pekarangan dan tegalan yang belum dikelola secara baik.

Terjadinya perubahan lingkungan strategis, antara lain disebabkan karena adanya pembatasan impor buah telah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mulai menanam pohon durian secara lebih baik. Beberapa tahun terakhir sudah tampak geliat budidaya pohon durian yang lebih intensif sedang diusahakan oleh pekebun rakyat, perusahaan swasta, maupun badan usaha milik pemerintah.

Namun demikian, praktek budidaya yang diterapkan di lapang belum menunjukkan adanya penguasaan teknologi yang spesifik untuk budidaya pohon durian yang baik. Hal ini ditengarai karena pohon durian masih dianggap sebagai tanaman budidaya yang baru, karena selama ini merupakan tanaman pekarangan yang tumbuh liar, sedangkan petani selamaa ini pada umumnya mengusahakan tanaman pangan dan perkebunan yang telah berlangsung turun-temurun selama ratusan tahun.

Untuk mewujudkan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia, Goolive hadir mengutamakan penanaman hasil pertanian yang dibutuhkan oleh pasar, harga yang relative stabil, lalu kami menghubungkan petani dan lahan yang bisa dipergunakan, kemudian kami membuka peluang pembiayaan penanaman kepada para sponsor.

Periode kontrak penanaman project komoditi Durian unggulan ini dibuat per 20 tahun, dengan Periode bagi hasil setelah 5 tahun mulai menurun produktifitasnya dan perlu peremajaan. Bagi hasil untuk sponsor adalah 40%, petani 40 %, dan infaq 5% untuk Rumah Infaq Indonesia dan administrasi Goolive 15 %.

Simulasi masih belum diterbitkan oleh admin Goolive