Kopi

Rp. 0 / Unit
Periode kontrak: 1 tahun
Bagi hasil yang didapat: 0%
Periode bagi hasil: 1 tahun
Perkembangan: Belum Dimulai
Telah terbeli sebanyak unit dari 0 orang.
Sisa slot: 1

Indonesia adalah salah satu negara produsen dan eksportir kopi paling besar di dunia. Kebanyakan hasil produksinya adalah varietas robusta yang berkualitas lebih rendah. Indonesia juga terkenal karena memiliki sejumlah kopi khusus seperti kopi luwak (dikenal sebagai kopi yang paling mahal di dunia) dan kopi Mandailing. Berkaitan dengan komoditi-komoditi agrikultur, kopi adalah penghasil devisa terbesar keempat untuk Indonesia setelah minyak sawit, karet dan kakao.

Pada saat ini, perkebunan kopi Indonesia mencakup total wilayah kira-kira 1,24 juta hektar, 933 hektar perkebunan robusta dan 307 hektar perkebunan arabika. Lebih dari 90% dari total perkebunan dibudidayakan oleh para petani skala kecil yang memiliki perkebunan relatif kecil sekitar 1-2 hektar, masing-masing. Berlawanan dengan pesaing seperti Vietnam, Indonesia tidak memiliki perkebunan kopi yang besar dan oleh karena itu menemukan lebih banyak kesulitan untuk menjaga volume produksi dan kualitas yang stabil, sehingga daya saing kopi Indonesia di pasar internasional kurang kuat.

Untuk mewujudkan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia, Goolive hadir mengutamakan penanaman hasil pertanian yang dibutuhkan oleh pasar, harga yang relative stabil, lalu kami menghubungkan petani dan lahan yang bisa dipergunakan, kemudian kami membuka peluang pembiayaan penanaman kepada para sponsor.

Kontrak penanaman project kopi ini dibuat per 1 tahun, dengan asumsi setelah 1 tahun mulai menurun produktifitasnya dan perlu peremajaan. Bagi hasil untuk sponsor adalah 40%, petani 40 %, dan infaq 5% untuk Sekolah Juara Rumah Zakat Indonesia dan administrasi Goolive 15 %.

Simulasi masih belum diterbitkan oleh admin Goolive